Barongan
Dulu, saat setiap rumah di desa kami di Blitar masih punya tegalan (pekarangan di belakang rumah), ada beberapa sistem tanam pohon 'standar' yang gampang dititeni . Pohon tahun (salam atau sendung) menjadi pembatas antar pekarang. Pohon lainnya (seperti kelapa, pisang, ketela, pohon buah apa saja) di tengah pekarangan, dan di bagian paling belakang, yang sering juga menjadi pagar dengan 'wilayah' lain (desa lain, pedukuhan lain), adalah rimbunan pohon bambu. Biasanya juga, di sekitar pohon bambu itu ada kali , minimal kalen (kali yang lebih kecil). Saya dulu tidak pernah tahu hubungan "bambu dan kali". Orang tua saya juga tidak pernah menjelaskan. Pokoknya ngono. Taking it for granted , kata teman saya. Saya baru tahu kemudian hari bahwa bambu adalah pohon terbaik untuk menjaga air. Hutan bambu yang baik memberi jaminan cadangan air yang baik. Di tempat tinggal saya sekarang, di Bantul, saya juga bisa menemukan struktur yang mirip. Toh memang secara 'nasa...