Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Kontribusi Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta Dalam Studi Disabilitas di Indonesia

Gambar
Judul:    “Kontribusi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dalam Studi Disabilitas di Indonesia"  Publikasi: Jurnal Panangkaran, Vol. 3, No. 1, 2019  Abstrak: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menyatakan komitmennya untuk menjadi universitas inklusif pada tahun 2007 dengan pendirian Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (sekarang Pusat Layanan Disabilitas). Sebagai lembaga pendidikan tinggi, komitmen ini harus tercermin pada struktur organisasinya serta tiga misi utamanya, yaitu pengajaran dan pembelajaran, penelitian dan publikasi, serta layanan dan keterlibatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memetakan kontribusi UIN Sunan Kalijaga untuk penelitian dan publikasi di bidang studi disabilitas dan pendidikan inklusif. Pendekatan metode campuran digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data. Pengumpulan dilakukan melalui studi literatur dan wawancara terstruktur serta diskusi kelompok yang terfokus. Penelitian diikuti oleh analis...

Puasa: Real Count vs Quick Count

Gambar
Apakah besok Senin sudah puasa? Tergantung Anda mau ikut mana. Quick Count apa Real Count. Ikut Quick Count pun masih tergantung lagi mazhab Quick Count yang dianut. 1 - Quick Count Wujud Hilal Kalau Anda mau ikut Quick Count versi Muhammadiyah yang menganut 'margin of error' 0 derajat, bisa dipastikan Anda puasa Senin. 2 - Quick Count Audah Margin of Error 7 derajat, Anda boleh bingung. Bisa Senin, bisa Selasa. Sebab, Hilal bisa terlihat dengan alat bantu dan tipis di bawah kriteria yang 'mungkin' terlihat. Tetapi dengan kriteria SAAO dan Yallup, puasa Selasa. 3 - Quick Count versi Imkanurrukyah Murni. Anda bisa puasa Senin, kalau Anda menganggap tidak perlu rukyah karena hilal sudah di atas 'margin of error' 2 derajat. 4 - Real Count versi Imkanurrukyah + Ru'yah Meski secara "situng" Senin sudah puasa, tetapi harus dibuktikan dengan data "C1" real rukyah yang diperoleh dari TPS observasi Hilal nanti sore. Sekarang Anda belum bis...

Khutbah Hari Pendidikan (Masjid UIN Sunan Kalijaga, 3 Mei)

Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah. Setiap tanggal 2 Mei kita memperingati hari pendidikan nasional sebagai penghargaan terhadap jasa dan pikiran-pikiran Ki Hadjar Dewantoro bagi pendidikan di Indonesia. Salah satu ajaran beliau tentang pendidikan adalah pentingnya pendidikan seumur hidup, yang menempatkan pendidikan sebagai proses menjadi manusia seutuhnya dengan mempelajari kehidupan dan mengembangkan kehidupan sepanjang hayat (dikutip dari Opini Yudi Latif di Kompas, 2 Mei). Sekarang, mari kita renungkan baik-baik, kenyataannya berapa banyak lembaga pendidikan mainstream yang berorientasi kepada manusia? Alih-alih berfikir tentang memanusiakan manusia, apa yang sering kita baca dan dengar adalah “keharusan dunia pendidikan untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0.” Latah soal Revolusi Industri 4.0 ini tidak hanya dapat dibaca dari tulisan populer di media sosial, tetapi juga dokumen-dokumen presentasi para pejabat kementerian pendidikan di Indonesia, hingga dala...