Kepedean Iman
Di mushola dan masjid yang tanpa tuan rumah, seperti di terminal, bandara, dan stasiun kereta, saya sering berjumpa situasi ketika para musafir, yang tidak saling kenal, memerlukan imam salat. Saya perhatikan beberapa kali, atau acap kali, orang-orang dengan penampilan seperti ITU dengan percaya diri mengajukan diri jadi imam. Tanpa basa-basi menawarkan ke yang lain, langsung maju memimpin salat. Setelah ia baca al-Fatihah, tahu lah kita seberapa bagus ngajinya. Jujur saya tidak bisa menahan diri untuk 'gembreneng' dalam hati, koq ya tega orang begini jadi imam. Dalam hidup saya, baru sekali saya melakukan tindakan tunjuk diri itu. Situasinya, di mushola Pantai Depok dengan jamaah yang saya lihat kira kira seumur SMP dan SMA. Dari segi pakaian saya pakai baju dan mereka pakai kaos oblong semua. Selain di momen itu, saya hanya jadi imam karena sedang berjamaah dengan anak istri lalu disusuli musafir lain. Nah, dengan pengalaman pribadi saya itu, saya jadi penasaran. Apak...