Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Pendidikan dan Penjahat

Gambar
Izinkanlah saya untuk bangga diri. Please. Sebab, saya kemarin berhasil mendorong dihapuskannya sebuah syarat diskriminatif bagi calon mahasiswa UIN Sunan Kalijaga: Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Dulu, zaman orde baru, kita mengenalnya sebagai SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik). SKCK dan SKKB adalah sebuah rejim yang memvonis masa lalu orang dan menjadikan masa lalu itu sebagai alasan untuk menolak kita. Dalam rejim SKCK dan SKKB, tidak ada "taubat nasuha", tidak ada pemutihan, karena kejahatan yang kita lakukan selalu mendapatkan hukuman seumur hidup. Kalau Anda pernah mencuri, maka selamanya Anda pencuri. Kalau Anda pernah nyopet, selamanya Anda mencopet. Tidak akan ada Ustadz Jefri al-Bukhari dalam rejim SKCK dan SKKB. Rejim SKKB, zaman Soeharto, bahkan lebih parah lagi. Kita tidak akan memperoleh SKKB kalau orang tua kita pernah terlibat PKI. Jadi, dosa pun menurun. Surat yang seharusnya menilai apakah kita berkelakuan baik atau tidak menjadi alat pe...