Apakah ada Pilihan dalam Hidup?
Pertanyaan lama dan tersedia pula jawaban-jawaban lama. Maka, kalau pun saya menulis sekarang, itu bukan karena ingin memberi jawaban baru. Saya hanya ingin menyampaikan "konteks" baru yang mungkin bisa memberi makna lain bagi perdebatan akademis tentang takdir dan determinasi menjadi lebih 'hidup' dalam diri kita. Beberapa waktu yang lalu, seorang teman menulis di status Facebook: "Hidup ini pilihan, maka mari kita mulai pagi ini dengan pilihan yang baik. Semangat!" Beberapa teman yang lain, mengutip entah dari Mario Teguh atau motivator lain, menuliskan kurang lebih semangat determinisme yang sama: kitalah yang menentukan sukses dan gagal dalam hidup ini. Tetapi, determinisme sungguh bukan satu-satunya mantra motivasi. Percayalah, fatalisme juga bisa menjadi motivator yang mujarab dalam konteks yang berbeda. Seorang teman lain, juga di Facebook, mengutip kata-kata seorang motivator India, mengatakan: No matter what you plan you never know what life ha...