Rumah Tuhan Rumah Difabel
Kata anakku, judulnya bagus kalau "Rumah Tuhan Rumah Difabel". Hehehe. Setujulah aku. Tetapi ini sudah terlanjur naik cetak dan dimuat di Majalah Gatra minggu ini. Monggo dinikmati bagi yang ingin menggali gagasan Masjid ramah Difabel. RUMAH TUHAN RAMAH DIFABEL Kolom Opini Majalah Gatra, Edisi 22 Juni 2016 Bulan Ramadhan dapat disebut sebagai ‘bulan masjid’ karena meningkatnya intensitas kegiatan yang berpusat di masjid. Orang yang semula hanya berkunjung ke masjid seminggu sekali untuk salat Jumat, dapat berkunjung tujuh kali seminggu untuk salat taraweh. Belum lagi bila ia rajin ikut buka bersama, datang di gelap pagi untuk mendengarkan kuliah subuh, atau terlibat kegiatan-kegiatan kerohanian yang lain. Anak-anak dan remaja biasanya juga lebih dekat dengan tempat yang disebut ‘rumah Tuhan’ itu untuk berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan. Tetapi, apakah kemeriahan itu tersedia bagi semua orang? Apakah rumah Tuhan sudah ramah bagi semuah jamaah? Jika Anda be...