Jangan Jadi Imam!
Sesekali jadilah makmum. Dengan menjadi makmum, Anda akan mengerti keadaaan jamaah yang Anda imami. Anda akan mengerti apakah cara Anda mengimami sesuai dengan kebutuhan makmum. Apakah 'selera' shalat Anda berkenan di 'lidah' para jamaah. Pak Rahmadi, yang akan saya ceritakan hari ini, adalah jamaah paling rajin di Langar kami. Setiap subuh, ia selalu datang pertama, membuka pintu, menyalakan lampu, mengisi air kamar mandi bila berlu. Lalu, klik, ambil nafas, dan "Allahu Akbar Allahu Akbar!" Suara tenor-nya segera memecah kesunyian ujung malam. Kalau Anda seorang 'santri', yang terbiasa ngaji sejak dini, Anda tentu segera mendengar lafal-lafal janggal dalam adzan dan doa yang ia lantunkan sesudahnya. Tetapi siapa pun harus maklum, tidak semua orang harus pintar ngaji seperti kaum santri. Yang penting, semua orang perlu rajin mengaji. Seperti Pak Rahmadi. Soal niat, kita pasrahkan saja kepada yang tahu rahasia hati. Pak Rahmadi ke langgar pag...