Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Masih Ada Corona (?)

Gambar
Dr. Huang Xiaobo, Sicuan Medic Team .  Dalam sebulan terakhir, saya sudah mulai menerima beberapa undangan lagi untuk menjadi narasumber non daring. Dari undangan ke luar kota atau sekedar undangan ke luar rumah untuk mengisi workshop di universitas tetangga. Dengan sangat sungkan saya menolak, "Saya jirih , saya belum berani kumpul-kumpul dengan banyak orang di dalam satu ruangan."  Bagaimana tidak, workshop terkait publikasi jurnal itu nggak pernah bisa sebentar. Pagi-sore minimal. Saya juga bilang, "Saya nggak enak sama Allah, Jumatan saja masih absen; masak saya nerima order?" Jika saya lihat, Corona memang sepertinya sudah lewat. Jalanan sudah padat dan kalau jam pulang kantor sering macet. Warung makan? Mi Ayam Tumini yang 'legendaris' itu sudah lebih dari normal. Uyel-uyelan antri tempat duduk dan spot parkir. Pasar? Sudah tidak ada lagi suasana Corona.  Di ruang-ruang sosial, kita lihat sudah tidak ada lagi protokol kesehatan. Sampai kadang pakai mas...

Podcast, Vodcast, dan Kata yang Berubah Makna

Gambar
Almarhum iPod 2nd Gen Salah kaprah itu susah ' dipaido ', karena sudah 'kaprah' (lazim). Apalagi jika sudah berlangsung puluhan tahun. Kata alibi  yang diartikan 'alasan', misalnya, ternyata sudah diterima sebagai 'arti yang benar' oleh kamus bahasa Inggris (walaupun belum oleh KBBI). Karena bukan ahli bahasa, saya juga tidak tahu apakah ada kaidah bahasa yang membolehkan salah kaprah untuk dimaafkan dan diadopsi sebagai kebenaran.  Saya hanya ingin cerita tentang satu kata yang sekarang sedang populer: podcast. Sebagai 'orang tua' (ya kah? 😀), pengguna iPod generasi kedua, saya tahu persis bagaimana istilah ini lahir dan digunakan. Saat internet masih mewah, saya aktif menggunakan iPod dan iTunes untuk berlangganan podcast (singkatan dari  ipod broadcast )[ 1] dari kanal-kanal favorit saya: BBC, CNN, PBS, dan kanal-kanal individu. File saya download dengan Internet kampus, saya dengarkan di rumah. Umumnya, saya langganan kanal berita, audo boo...

Solutip, Sinergitas, dan Saudara Mereka

Gambar
Bagian paling saya suka dari film Tilik adalah ketika Bu Tejo menyebut dirinya sebagai orang yang "solutip". Tepat pada bagian itulah kita sesungguhnya " Temejo " (pengikut aliran Bu Tejo😛). Kita ini sering ' keminggris ', menggunakan bahasa-bahasa serapan dari bahasa asing yang kadang kita bahkan tidak paham artinya, kadang di Inggris sendiri tidak ada, atau ada tetapi untuk makna yang sama sekali berbeda dengan yang kita gunakan ( solutive: tending to produce relaxation ).   Di kelas, kalau ada mahasiswa menggunakan istilah asing, saya kadang menyela untuk memastikan bahwa ia paham apa yang ia ucapkan. Sering kali? Ia tidak paham. Latah saja. Kelatahan itu misalnya terjadi pada kata "alibi", yang kemudian disalahgunakan dengan arti "alasan." Kalau ada orang tanya, " Kowe wingi ra mlebu arisan ngopo e? " Lalu dijawab, " Aku wingi rada mumet ... " Maka jawaban itu disanggah, " Halah, mung alibi wae! " Ketika...

Masjid Ramah Difabel

Gambar
Judul buku :   Masjid Ramah Difabel: Dari Dari Fikih ke Praktik Aksesibilitas   Penerbit: LKiS (Yogyakarta) Tahun: September, 2019  ISBN: 978-623-7177-15-9 Now available on  Google Play Books Buku ini sudah hampir setahun ditulis, promosi masjid ramah difabel lewat wacana sudah sejak tujuh tahun lalu, khutbah bahasa isyarat di UIN sudah sejak 2014, apakah masjid-masjid kita sudah mulai ramah difabel? Kalau Anda menggunakan kata kunci "masjid ramah difabel", maka buku ini mungkin baru satu-satunya buku atau karya akademik yang khusus membahas masjid ramah difabel. Tetapi kalau soal bagaimana orang mulai menyambut gagasan masjid ramah difabel, kita sudah boleh bersyukur karena ada lebih dari 6000an entri di Google yang terkait dengan buku ini, dengan berita hak akses ibadah bagi difabel, atau tentang contoh-contoh masjid yang mulai berbenah diri menjadi masjid ramah difabel. Salah satu masjid yang banyak diliput dalam berita itu adalah Masjid El-Syifa di Ciganju...

Mengajar Difabel di Kampus Inklusif

Gambar
Judul Buku:   Mengajar Difabel di Kampus Inklusif: Pengalaman UIN Sunan Kalijaga ISBN  (Celak) 978-623-94189-2-2  (PDF) 978-623-94189-3-9 Penerbit :  PLD Press, Agustus 2020 Editor: Arif Maftuhin Penulis: Arif Maftuhin, Ro'fah, Muqowim, Sri Rohyanti Zulaikha, Nurus Saadah, Nurul Hak, Achmad Zainal Arifin, Bono Setyo, Muhammad Izzul Haq, Bayu Mitra A. Kusuma, Hamdan Daulay, Andayani, Marwiyah, Riswanti Budi Sekaringsih, Niken Puspitasari, Astri Hanjarwati, Lathiful Khuluq, Andi Prastowo, Labibah Zain, Siti Aminah Dapatkan buku ini di:   ------ Buku ini adalah publikasi pertama dalam literatur Indonesia yang mendokumentasikan proses belajar mengajar difabel dalam sebuah setting kelas inklusif di perguruan tinggi. Ditulis berdasarkan pengalaman langsung para dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, buku ini menyajikan banyak lessons learned bagi mereka yang ingin mengetahui cara merancang kelas inklusif, cara mengelola kelas yang ramah difab...

Islam dan Disabilitas

Gambar

Visi Inklusi

Gambar
Judul Buku :  Visi Inklusi: Catatan dari Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga 2013-2020 Penulis : Arif Maftuhin ISBN : (Cetak) 978-623-94189-1-5 (PDF) 978-623-94189-4-6 Tebal: 132 hlm Penerbit : PLD Press, Agustus 2020 Available on  Google Play Books  dan Shopee    *** Buku ini adalah buku pertama yang membahas Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga secara utuh, dari 'atas' sampai ke 'bawah'. Ditulis sendiri oleh kepala PLD yang sebentar lagi menjadi 'mantan'😍, buku ini membedah tuntas PLD dari dalam. Pendekatan penulisannya 'semacam' campuran antara sejarah dan dokumentasi. 'Agak' sejarah karena  menceritakan PLD dalam rentang waktu tertentu; dan dokumentasi karena disajikan sebagai rekaman seluk beluk kelembagaan PLD.  Alasan menulis buku ini adalah: PLD belum pernah ditulis secara komprehensif. Padahal sebagai lembaga layanan difabel pertama di Indonesia, PLD adalah model yang tidak ada duanya waktu itu. Sebagai lembaga yang memp...

Webinar Konseling Inklusi

Gambar
Berbagi pengalaman dan pandangan dengan teman-teman Prodi BKI UIN Sunan Ampel Surabaya dalam webinar Konseling Inklusi. Online 11 Agustus 2020!

Fikih Disabilitas: Dari Dispensasi ke Advokasi

Gambar
Judul Chapter : Fiqih Difabilitas Judul Buku: Islam dan Disabilitas: Dari Teks ke Konteks Penerbit: Gading, Yogyakarta: 2020 Artikel ini bersumber dari makalah yang saya tulis untuk sebuah seminar tentang Islam dan Difabilitas pada tahun 2011. Artikel aslinya bisa diakses di sini. Karena sifatnya yang "pinoner" (dalam literatur Indonesia), artikel ini sebenarnya banyak sekali dirujuk oleh para penulis berikutnya. Mungkin karena hanya makalah, banyak yang tidak mau menyebut rujukannya ke sini. Bahkan ada yang memplagiatnya. Sebagai tulisan "pemula", artikel ini banyak berhutang dari tulisan komprehensif Vardit Rispler-Chaim, Disability In Islamic Law , Dordrecht (The Netherlands): Springer, 2007. Ya, wajar, karena saya baru belajar tentang isu ini dan perlu mengkaji sejauh mana riset sebelumnya sudah mengcover isu ini. Vardit dengan baik menyajikan berbagai isu disabilitas dalam Fiqih dan lewat kajian itulah saya membuat keismpulan bahwa mayoritas masalah disabilitas...