Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2024

Disability and Islamic Law in Indonesia: Beyond the Rukhṣah

Gambar
Judul artikel:  Disability and Islamic Law in Indonesia: Beyond the Rukhṣah Jurnal: Studi Islamika, Vol. 30, No. 3, Th. 2023 DOI: https://doi.org/10.36712/sdi.v30i3.35011  Tanggal terbit: April 2024 Abstract In the past decade, Indonesia has witnessed a surge in interest in exploring the intersection of Islam and disabilities. This trend began with a seminar at UIN Sunan Kalijaga in 2011, leading to numerous research initiatives and publications, culminating in the publication of separate Fikih Difabel by three prominent Islamic institutions. However, these works often treat disabilities as exceptions, relying heavily on exceptions (rukhṣah) rather than developing comprehensive solutions that integrate people with disabilities as full and equal members of the community. This article examines the approaches and limitations of those three Fikih Difabel and proposes a more inclusive Fikih Difabel. It advocates adoption a holistic paradigm encompassing approach, definitions, ...

Pandangan NU terhadap Peran dan Kedudukan Perempuan

Gambar
مَكَانَةُ الْمَرْأَةِ فِي الإِسْلامِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ MUQADDIMAH Wanita dalam Islam mendapat tempat yang mulia, tidak seperti dituduhkan oleh sementara masyarakat, bahwa Islam tidak menempatkan wanita sebagai subordinat dalam tatanan kehidupan masyarakat. Kedudukan mulia kaum wanita itu ditegaskan dalam banyak hadis, di antaranya: الْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِ رَوَاهُ مُسْلِمٌ "Surga berada di bawah telapak kaki Ibu." (HR. Muslim) [1]   جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَةٍ قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ ) "Seorang sahabat datang kepada Nabi Saw.. Kemudian bertanya, "Siapakah manusia yang paling berhak untuk dihormati?", Nabi menjawab, "Ibumu", kemudian siapa Wahai Nabi?, "Ibumu" jawab Nabi lagi, "kemudian siapa lagi Wahai Nabi...

Al-Quran Berbagai Versi dan Terjemahan Nusantara (PDF)

Gambar
Al-Quran sebagai teks utama dalam Islam telah dicetak dalam berbagai versi, baik yang hanya menggunakan bahasa Arab maupun terjemahannya. Meskipun terjemahan al-Quran pada umumnya dilarang oleh para ulama, tetapi proyek penerjemahan al-Quran dalam berbagai bahasa di dunia adalah hal yang tak terhindarkan.  Bagaimana pun, umat Islam non Arab perlu mengakses firman Allah itu dan memerlukan pemahaman atas makna-maknanya. Larangan terjemahan tetap sah berlaku dan bermanfaat bagi "superioritas" Bahasa Arab. Muslim Indonesia, misalnya, meskipun tidak bisa berbahasa Arab, tetapi umumnya bisa membaca teks Al-Quran dalam Bahasa Arab. Orang salat pun juga selalu menggunakan bahasa Arab. Tetapi di luar salat, terjemah al-Quran populer dan berkembanga sepanjang zaman dalam berbagai bahasa. Di Indonesia, menjadi praktik yang lumrah membaca "sari tilawah" setelah pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Berikut ini adalah link teks Al-Qur'an PDF yang bisa diunduh dalam berbaga...