Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

The Historiography of Islamic Law

Gambar
The Historiography of Islamic Law: The Case of Tārīkh al-Tashrī‘ Literature Arif Maftuhin * Sunan Kalijaga State Islamic University (UIN) Yogyakarta, Indonesia DOI: https://doi.org/10.14421/ajis.2016.542.369-391 Abstract Tārīkh al-Tashrī‘ (the history of sharia affairs) is a relatively new genre of Islamic historiography and very popular among students of Islamic Law. Despite its popularity, academics of Islamic historiography seem not interested in studying it. There is hardly any academic paper seriously studied the literature. This paper is a first effort to explore the Tārīkhu’t-tashrī‘ literature through a historiographical analysis. As an initial exploration, it argues that Tārīkh al-Tashrī‘ is the latest development of Islamic historiography, developed in the 19th century, but it is a genre of the old Islamic historiography with some new elements. The new elements are influenced by both modern Western historiography and the need to re-open the supposedly closed g...

Khutbah Jumat: Aksesibilitas Masjid

Gambar
Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah. Pada minggu pertama bulan Januari ini, ada dua momentum penting bagi gerakan masyarakat inklusif. Pertama, pada tanggal 4 Januari ini kita merayakan Hari Braille untuk memperingati kelahiran Louis Braille tanggal 4 Januari 1809. Louis Braille adalah seorang tunanetra asal Perancis yang menemukan karakter timbul teraba berformat titik-titik domino yang digunakan kaum tunanetra untuk menulis dan membaca. Jasanya luar biasa. Bagi kaum tunanetra sedunia, Huruf Braille adalah jendela ilmu pengetahuan dan informasi, jembatan komunikasi, dan media pemberdayaan dan pembebasan diri. Bagi tunanetra Muslim, khususnya, huruf Braille tidak hanya menjadi akses pengetahuan tetapi juga menjadi akses dalam membaca langsung kitab suci al-Qur’an.  كَلاَّ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ فَمَن شَاء ذَكَرَهُ  Dalam konteks membaca al-Qur’an, tulisan Braille tidak tergantikan oleh tekonologi paling modern sekalipun. Sebab, seperti kita ketahui, pahala “membac...