Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Filantropi Islam: Fikih untuk Keadilan Sosial

Gambar
Judul buku:  Filantropi Islam: Fikih untuk Keadilan Sosial  Penerbit: Magnum Pustaka Utama (Yogyakarta)  Tahun: 2017  ISBN: 978-602-1217-75-7 Beli buku ini di Google Play Riset awal Buku Filantropi Islam: Fikih untuk Keadilan Sosialdilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan ajar mata kuliah Filantropi Islam di Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Prodi IKS), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tujuan buku ini adalah untuk mengenalkan filantropi dalam perspektif Fikih. Pendekatan yang digunakan adalah integrasi-interkoneksi. Fikih dan Filantropi dibicarakan secara integratif tanpa menganggap sebagai dua hal yang berbeda dan terpisah. Missinya adalah menempatkan Fikih sebagai pondasi dan panduan Filantropi Islam dan menempatkan gerakan filantropi sebagai alat ekspresi ajaran-ajaran Fikih. Prodi IKS, yang melahirkan alumni bergelar S.Sos di sebuah perguruan tinggi Islam, mewakili dengan baik visi UIN untuk menjadi universitas yang ...

Mengikat Makna Diskriminasi

Gambar
MENGIKAT MAKNA DISKRIMINASI: PENYANDANG CACAT, DIFABEL, DAN PENYANDANG DISABILITAS Arif Maftuhin * the State Islamic University of Sunan Kalijaga DOI: https://doi.org/10.14421/ijds.030201 ABSTRACT The research is about the ‘struggle’ to name persons with disabilities in Indonesia. As in other countries that find naming as an important tool in the fight for equality, Indonesia witnessed various naming influenced by the way people see disability and persons with disability.  The research is aimed at understanding which naming that is more popular in terms of its usage and how a term is used. The data are gathered from the online use of three words: penyandang cacat, difabel, dan penyandang disabilitas. It seeks to see the poplarity of the words in three different levels: their trends, popular use in the online news media, and their academic use in the journals and books. The method to gather and analyze the data is mostly helped by Google search engine and its rich ...

Mendefinisikan Kota Inklusif

Gambar
MENDEFINISIKAN KOTA INKLUSIF: ASAL-USUL, TEORI DAN INDIKATOR  *Arif Maftuhin - The State Islamic University of Sunan Kalijaga, Indonesia   Received: 27 Jan 2017; Published: 31 May 2017.  DOI: https://doi.org/10.14710/tataloka.19.2.93-103 Abstract Tulisan ini menjawab pertanyaan tentang apa yang disebut kota inklusif dan indikatornya. Secara akademik, nyaris tidak ada studi tentang ‘kota inklusif’. Padahal, dalam praktik, sudah banyak daerah yang berusaha menjadi, atau mengklaim diri, sebagai “kota inklusif”. Studi dalam artikel ini bersifat literer karena bertujuan menemukan gagasan dan landasan teoretis yang dapat digunakan untuk mendefinisikan “kota inklusif.” Karena definisi saja belum cukup, tulisan juga akan mengkaji indikator kota inklusif. Berdasarkan kajian teoretis yang dilakukan, penulis berpendapat ada empat indikator kota inklusif: (i) adanya partisipasi difabel; (ii) adanya upaya pemenuhan hak-hak difabel; (iii) terjaminya aksesibilitas; ...