Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Ru'yah Mudah dengan Skymap

Gambar
Siapa bilang ru'yah itu susah? Saya sudah lama menyimpan teknis ru'yah mudah dan murah ini karena belum sempat menulisnya. Nah, mumpung saya baru pulang dari pos Observasi Badan Hisab Ru'yah (BHR) di komplek makam Bela-belu, dan baru saja mempraktikkan sekali lagi teknis itu, saatnya saya berbagi tip ini untuk para ahli ru'yah dan para awam yang berminat. Teleskop milik BHR yang muahal itu :) Salah satu fiturnya bisa diganti HP Teknologi murah itu adalah aplikasi ringan (2,1 mb) Google Skymap yang bisa Anda unduh gratis dari Playstore Android Anda. Aplikasi ini bisa menggantikan fitur menemukan benda di langit yang dimiliki teropong canggih milik BHR yang harganya jutaan hingga puluhan juta rupiah. Untuk totorial umumnya silakan cek video youtube berikut. Setelah dibuka, Anda akan disajikan peta langit.  Untuk membantu ru'yah, klik tombol menu HP Android Anda (tombol di sebelah tombol  home, tergantung merek -- SONY di kanan, Samsung di kiri). D...

Kisah Isra' ke Masjid al-Aqsa

Gambar
KUDUS, 13 September 2014 Tentu saja hanya Nabi yang pernah menunaikan Isra' dan Mi'raj ke tanah suci. Tetapi kebahagian saya hari ini ketika ziarah ke Majid Menara mungkin sebahagia kalau saya mendapatkan kesempatan untuk diperjalankan ke Masjid al-Aqsa, nama yang memang diberikan untuk mengenang peristiwa perjalanan Sunan Kudus ke tanah suci dan memperoleh oleh-oleh sebuah batu kenangan dari tanah Yerussalem, kota yang menjadi tuan rumah Masjid al-Aqsa. Sejak dari Jogja kemarin, saya memang berniat untuk ziarah dan sejenak membaca tahlil di Makam Sunan Kudus. Tetapi yang tidak saya duga adalah saya diberi kesempatan untuk naik ke menara yang tengah dipugar dan tidak dibuka untuk umum itu. Entahlah, saya hanya menyapa seorang pekerja di situ, yang kemudian saya ketahui namanya Pak Barjo, " Taksih dangu anggene renovasi pak ?" Ia menjawab, "Duko niki, kulo nggih namun nggarap bagian inggil mawon" Saya: "Pirso mboten Pak, pemugaran niki biaya-ni...

Difabel, Kaum Difabel, Penyandang Disabilitas dan bukan "Kaum Disabilitas"

Gambar
Saya wajib menulis artikel ini sebelum semua menjadi salah kaprah. Sebab, penyebaran kesalahannya sudah mulai terjadi dari ruang-ruang pertemuan ke media massa. Kalau mereka yang di luar gerakan tidak tahu penggunaan tepatnya, bisa dimaklumi. Tetapi, mereka yang aktif di gerakan difabel pun sudah turut, larut. Difabel Istilah "difabel" adalah kata eufimis yang dipilih oleh sekelompok teman-teman aktifis. Kelompok yang paling banyak menggunakan adalah LSM-LSM di wilayah DIY dan Jateng, tanpa mengecualikan mereka yang juga menggunakan istilah ini di berbagai penjuru Indonesia lainnya. Istilah "difabel" berasal dari Bahasa Inggris " differently abled "atau disingkat diffabled ( lihat sini ). Istilah yang di Amerika Utara muncul pada tahun 1990-an ini lalu diadposi oleh para aktifis di Indonesia menjadi "difabel". Kata difabel adalah kata benda ( noun ) mengacu kepada "manusia"nya, yaitu orang yang menyandang perbedaan level fung...