Lelaki Qulhu, Biarkan Istrimu Jadi Imam!
Kabarnya, banyak laki-laki yang gundah gulana akibat larangan taraweh di masjid. Pasalnya, taraweh di rumah itu memaksanya menjadi imam. Padahal, ia cuma hapal sedikit ayat-ayat pendek dalam al-Qur'an. Untuk bisa menjadi imam Maghrib, Isya', dan Subuh saja sudah butuh minimal 6 surat pendek, apalagi kalau harus salat taraweh. Duh. Bekal qulhu yang selama ini dimiliki nggak bakal cukup untuk jadi imam. Tetapi, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh para "lelaki qulhu" ini. Pertama, ikutlah cara para kiai langgar NU. Meskipun kami salat 20 rakaat, sebagian dari kami tidak perlu hafalan banyak-banyak. Yang standar, membaca qulhu di setiap rakaat kedua. Jadi, walaupun salat 20 rakaat, yang dibaca cuma at-Takatsur sampai al-Lahab. Kalau dipakai salat versi Muhammadiyah yang 8 rakaat, kita cuma butuh hafal 4 surat pendek saja. Nah, kalau mau lebih cepat dan tidak oon amat, gantilah surat al-ikhlas itu dengan membaca Yasin dan Nun. Bukan satu surat, tetapi cukup...