Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Perempuan Telanjang di Istana Khalifah

Gambar
Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi salah satu situs historis penting di West Bank, dekat Jericho. Situs ini adalah istana musim dingin tempat peristirahatan khalifah Bani Umayyah. Dikenal dengan nama Hisyam's Palace.   Istananya lumayan besar, tetapi di lokasi sendiri hanya tersisa reruntuhan yang tak cukup menggambarkan bentuk aslinya. Beberapa bagian pentingnya juga tidak di lokasi dan diamankan di museum. Kemarin saya menyempatkan diri mampir ke museum untuk menemukan koleksi dari situs Istana Hisyam itu. Museum ini adalah milik Palestina, dengan beberapa pintu masih tertulis otoritas arkeologis Palestina. Tetapi sekarang sepertinya di bawah kekuasaan Israel karena bendera Israel berkibar di situ. Untuk masuk ke museum ini gratis. Saya datang sendiri dan kebetulan sedang sepi. Koleksi yang dimiliki cukup banyak. Dimulai dari zaman Firaun. Ada sebuah patung Ramses III yang menyambut kita di hall pertama. Patung ini dibuat secara lokal karena menggunakan bahan batu ya...

Ziarah Makam Nabi Dawud

Gambar
Di awal-awal tinggal di Yerusalem, saya bertanya kepada seorang teman Arab Palestina ketika kami mengobrol sehabis Jumatan. "Apakah kamu pernah ziarah ke Makam Nabi Dawud?" Bukan saja tidak pernah, ia bahkan tidak tahu kalau di dekat Masjidil Aqsa ada Makam Nabi Dawud. Saya sendiri baru sempat mengunjunginya tadi pagi. Berjalan dari stasiun kereta api lama, tinggalan Turki Utsmani, yang sudah tidak dipakai saya tekadkan untuk tidak melewatkan kesempatan mampir ke sana. Berjalan hampir dua kilo, saya akhirnya sampai di makam. Suasananya masih agak sepi, lantai kompleks makam masih basah sehabis dipel. Tetapi tak lama setelah itu, rombongan demi rombongan meramaikan makam. Umumnya bukan rombongan peziarah seperti di makam Walisongo, tetapi para turis. Di video ini Anda mungkin akan mendengar seorang guide menjelaskan ke tamunya bahwa 70% wisatawan yang datang ke tempat-tempat suci di Yerusalem adalah orang Kristen.  Di makam, pas saya masuk, hanya ada tiga orang yang sedang ...

Pusing karena Salah Ketik? Dua Cara Mudah Menemukan Typo

Gambar
Saya nyaris tidak pernah bertemu dengan mahasiswa yang menggunakan fitur proofing ketika menulis skripsi. Buktinya ada buanyak salah ketik di skripsi itu ketika pertama kali disetorkan untuk bimbingan. Demikian juga ketika ujian skripsi. Para dosen pembimbing skripsi sepertinya tidak peduli untuk meminta mahasiswa mengoreksi typo . Padahal, ini pekerjaan gampang sekali. Saya membuat dua video untuk membantu para mahasiswa atau dosen yang ingin "mengurangi" typo seminimal mungkin. Saya sebut mengurangi karena komputer kadang salah mengenali salah ketik ini. Misalnya dalam kalimat: "Ketik pertama kali berjumpa, saya langsung jatuh cita kepadanya."   Kata "ketik" di kalimat itu jelas salah, yang benar adalah "ketika". Komputer tidak dapat mengenali karena "ketik" jika digunakan pada konteks yang tepat (mesin ketik) bukan typo . Untuk kata "cita", komputer kadang mengenalinya dari konteks. Tidak ada frasa "jatuh cita" ka...

Islam sebagai Tiruan Yahudi?

Gambar
Saya pernah menemukan sebuah video di Youtube yang menuduh Islam sebagai agama palsu. Tuduhan itu bersumber dari fakta bahwa ada ajaran-ajaran Islam yang menurut orang itu "diambil dari Yahudi." Video itu mencontohkan kasus kepercayaan terhadap siksa kubur. Dalam Hadits diriwayatkan bahwa Asiyah baru saja ditemui perempuan Yahudi yang mengisahkan kepercayaan mereka tentang adanya siksa kubur. Aisyah tidak mempercayai mereka.  Beliau lalu menanyakan hal ini kepada Nabi, apakah benar nanti akan ada siksa kubur. Nabi membenarkan. Asiyah lalu mengatakan bahwa sejak mendengar pertanyaannya itu, Nabi senantiasa berdoa meminta perlindungan dari azab kubur. Si Youtuber menyimpulkan, berdasarkan redaksi hadits, bahwa Islam sesungguhnya tidak mengenal azab kubur. Kepercayaan azab kubur "diciptakan" Muhammad setelah mendengar dari Yahudi. [*] Si Youtuber tidak sendiri. Beberapa orientalis juga ada yang pernah mengatakan hal senada. Mereka bilang bahwa Islam itu adalah sekte ag...

Makam Qadi Yerusalem: Mujīr al-Dīn al-'Ulaymī

Gambar
Di sebelah timur kompleks Masjid al-Aqsa, antara tembok dan jalan raya, terdapat kompleks pemakaman Muslim Yerusalem. Makam Yahudi yang saya ceritakan ada di seberangnya, di sebelah timur jalan dan dipisahkan Lembah Kedron. Kalau saya pergi dan pulang dari Masjidil Aqsa lewat Lion's Gate, saya harus melewati makam ini. Suatu ketika, saya pernah berangkat bareng Jumatan dengan seorang kake-kakek tua Palestina. Sewaktu saya tanya di mana rumahnya, ia menunjukkan jarinya ke makam-makam itu. "Haza baiti" katanya. Dunia ini hanya persinggahan, akhirnya kita nanti pulang juga ke "rumah" kita, ya kuburan kita itu. Begitu maksud beliau.  Saya sering mengamati dan mencari-cari makam ulama terkenal di kompleks itu. Masak sih nggak ada ulama yang dimakamkan di sini? Karena kebiasaan ziarah kubur di sini tidak seperti di Jawa, sulit untuk mengetahui makam penting karena makam siapa pun akan tampak sepi pengunjung. Nah, kemarin malam itu, pas saya lewat Makam Yahudi, secara ...

Kitab al-Uns al-Jalil

Gambar
Makam Pengarang di Yerusalem Kitab:    al-Uns al-Jalil bi-tarikh al-Quds wal-Khalil  Tentang Pengarang: Mujīr al-Dīn al-'Ulaymī (Arabic: مجير الدين العليمي) ‎(1456–1522), often simply Mujir al-Din, was a Jerusalemite qadi. Commonly known simply as Mujir al-Din or the Ibn Quttainah, he was born 'Abd al-Rahman ibn Muhammad al-'Ulaymi (Arabic: مجير الدين عبدالرحمن الحنبلي العليمي الشهير بأبن قطينه) during the period of Mamluk rule over Palestine into a family of notables native to the city of Jerusalem. Among his many nisbas is al-Hanbali, referring to the Islamic school of thought to which he adhered. Another is al-'Umari, denoting that his ancestral lineage traces back to 'Umar ibn al-Khattāb (c. 590–644), the second Rashidun caliph. This nisba and a third, the shuhra ("nickname") of al-'Ulaymi, indicate his association with a prominent 15th century Jerusalemite family of Hanbali scholars and judges, one of whom was the chief Hanbali judge of the city, ...

Mayat Yahudi Tidak Dopocong: Mengenal Taharah

Gambar
Tulisan saya sebelumnya tentang tidak ada "pocong Yahudi" berangkat dari rasa penasaran dan penyelidikan saya tentang praktik jenazah di dalam tradisi Yahudi. Saya sekarang selalu menempatkan Yahudi sebagai agama "asal" Islam, karena sumber ajaran dan nasab dua ajaran ini yang sama (Nanti saya tulis terpisah soal ini). Karena itu, segala hal dalam Islam, pasti menarik kalau dibandingkan dengan Yahudi. Bagaimana mereka mempraktikkan dan bagaimana kita mempraktikkan: apakah sama atau berbeda. Kita tahu bahwa dalam berbagai hadits kita dilarang menyerupai Yahudi, tetapi dalam banyak hal kita tidak bisa menghindari kesamaan itu. *** Ritual merawat jenazah dalam Yahudi disebut --jangan kaget--  taharah . Kalau taharah  dalam Islam berlaku untuk bersuci secara umum, yang di dalamnya termasuk memandikan jenazah, maka dalam Yahudi taharah  memiliki makna khusus: memandikan jenazah. Caranya sangat mirip dengan Islam. Misalnya dalam hal memulai dari atas, mendahulukan sisi ka...

Pocong Yahudi

Gambar
Kuburan Yahudi di depan gardu pandang   Setelah seharian hanya di apartemen, semalam saya jalan ke luar ke Mt. Olive. Tujuan saya adalah untuk menikmati bulan sabit di atas Masjid al-Aqsa. Dari tempat tinggal saya, jaraknya 3-4 KM. Saya jalan kaki saja ke sana. Sampai di lokasi, semacam gardu pandang, suasananya gelap dan sepi. Saya tidak tahu mengapa tempat itu tidak diberi penerangan yang cukup. Padahal pemandangan terbaik Yerusalem ada di titik ini. Saya duduk di tempat itu sampai rembulan tenggelam. Setelah bulan tenggelam, jam setengah sebelasan begitu, saya cek Google Map untuk mencari jalan pulang. Ada dua jalur yang tersedia. Jalur pertama sama dengan keberangkatan sejauh 3,5 KM. Kemudian, alternatifnya, jalur menurun ke arah Lembah Kedron. Jalur kedua ini lebih dekat, 3,2 KM. Saya pilih jalur kedua, yang lebih dekat. Saya tahu sejak dari awal, jalur ini akan sepenuhnya lewat kuburan Yahudi yang sangat luas. Kebetulan, "gardu pandang" itu sendiri juga ada di atas kubu...