Postingan

Kebaikan yang Dilupakan

Gambar
Kemarin, kami makan siang bersama di Sate Cempe Lemu, Tegal. Kami dalam perjalanan ke Jakarta untuk sebuah acara yang tidak perlu saya ceritakan. 😊 Kami makan sate sambil ngobrol apa saja. Saya teringat sebuah peristiwa lama di Kalimantan. Saya bilang, “Saya dulu pernah lho makan sate Tegal, tetapi di Banjarmasin.” “Kok jauh amat?” kata seorang teman. Saya jawab, seolah orang yang saya maksud tidak di meja makan kami, “Ya, saya ditraktir Kakanwil Kemenag DIY. Ketemu di bandara, terus dibarengi ke hotel, dan mampir makan siang di tengah perjalanan.” Orang yang saya sebut jabatannya itu, dan sekarang jadi Kabiro di UIN, langsung nyaut ketus guyon, “Wah, saya sudah lupa peristiwa itu. Saya selalu melupakan kebaikan-kebaikan yang saya lakukan.” Kurang ajar. 😊 Tetapi, bukankah memang seharusnya begitu? Guyon itu kedengarannya saja yang seperti sombong. Ajaran agamanya ya begitu. Berbuat baiklah seolah tangan kirimu tidak melihat yang dilakukan tangan kananmu. Ya kan? Pagi ini, saat sarapa...

Kampus Inklusif itu Tentang Kita Juga

Gambar
Minggu lalu saya mendapatkan kehormatan menjadi penguji eksternal atas undangan Pak Dir Muhyar Fanani. Sebagai alumni IAIN Walisongo Cabang Sriwedari, saya sebenarnya tidak merasa eksternal amat. Pulang ke almamater juga 😊 Saat tiba di kampus Jerakah, saya segera menuju ruang sidang terbuka di lantai tiga. Bunga bunga ucapan selamat tampak di beberapa sudut. Di lantai satu, di dekat tangga, saya sapa seorang ibu sepuh untuk mendahuluinya naik. Undangan lain saya lihat sudah memenuhi ruangan ujian. *** Singkat cerita, ujian yang dipimpin langsung Pak Rektor Musahadi Ham berlangsung lancar hingga akhir. Sebelum menutup sidang, beliau sempatkan menyapa para tamu undangan istimewa. Ada satu nama yang di daftar tetapi tidak ada di ruangan: ibu mas promovendus. "Beliau di bawah, tidak sanggup naik ke lantai tiga," katanya. Momen penting lulus doktor adalah momen langka. Mahasiswa saya yang baru lulus munaqosah saja sekarang sudah merayakan sedemikian rupa. Bunga bunga ucapan selam...

Mengajar Maqasid di UIN Gus Dur

Gambar
Akhir tahun lalu, saya diundang ke UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan untuk menjadi narasumber sebuah seminar internasional. Selesai acara, kami ngobrol dengan beberapa dosen, termasuk Prof. Ade Dedi Rohayana, Direktur Pascasarjana. Di tengah obrolan itu, beliau sempat bilang begini, “Kapan-kapan Njenengan mengajar di Pascasarjana ya.” Saya tentu menjawab langsung, “Siaaap, terhormat sekali kalau saya diberi waktu mengajar.” Ini jawaban aman sebenarnya. Kalau tawaran itu serius, saya siap. Kalau basa-basi akademik, ya saya maklumi. Kan kadang begitu, ada kalimat yang tampak seperti undangan, padahal hanya keramahan. Ada kalimat yang terdengar basa-basi, ternyata dicatat sekretariat, diberi nomor, lalu menjadi surat tugas. Awalnya saya kira itu termasuk obrolan jenis pertama: keramahan setelah acara. Pulang ke Jogja, saya pun tidak mengingatnya. Hidup berjalan seperti biasa. Rapat datang bertubi-tubi. Mahasiswa bimbingan bertanya kapan bisa konsultasi, meskipun sering kali naskahnya...

Khutbah Idul Adha 1447H: Meneladani Iman Keluarga Ibrahim

Gambar
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا . اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ إِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلًا وَإِمَامًا، وَجَعَلَ فِيْ سِيْرَتِهِ لِلْمُؤْمِنِيْنَ هُدًى وَنِظَامًا، وَابْتَلَاهُ فَكَانَ صَابِرًا مُنِيْبًا، وَأَمَرَهُ فَكَانَ مُسَلِّمًا مُطِيْعًا، وَجَعَلَ مِنْ بَيْتِهِ بَيْتَ إِيْمَانٍ وَقُرْبَانٍ، وَمِنْ أَهْلِهِ أَهْلَ صَبْرٍ وَتَسْلِيْمٍ وَإِحْسَانٍ . اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ عَلَّمَنَا مِنْ إِيْمَانِ إِبْرَاهِيْمَ صِدْقَ التَّوْحِيْدِ وَحُسْنَ الْيَقِيْنِ، وَمِنْ سَعْيِ هَاجَرَ قُوَّةَ الصَّبْرِ وَ التَّوَكُّل فِي كُلِّ حِيْنٍ، وَمِنْ طَاعَةِ إِسْمَاعِيْلَ أَدَبَ التَّسْلِيْمِ لِرَبِّ الْعَالَمِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ عَبْدٍ يَرْجُوْ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُ عَذَابَهُ، وَيَطْلُبُ رِضَاهُ وَيَسْتَغْفِرُ ذَنْبَهُ، وَيُؤْمِنُ أَنَّ الْمُلْكَ مُلْكُهُ، وَالْأَمْرَ أَمْرُهُ، وَالْفَضْلَ فَضْلُهُ، وَالْقَضَاءَ قَضَ...

Menunaikan Haji di Negeri Sendiri

Gambar
  Khotbah untuk mereka yang tidak dipanggil ke tanah suci اَلْحَمْدُ للهْ، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا، وَفَرَضَ الْحَجَّ عَلَى مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا، وَدَعَا عِبَادَهُ إِلَى طَهَارَةِ الْقُلُوْبِ وَتَزْكِيَةِ النُّفُوْسِ وَالتَّقْوَى . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الدَّاعِيْ بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الْهُدَى . اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ هُدَاةِ الْوَرَى . أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ . قَالَ اللهُ تَعَالَى في كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah. Pada hari-hari ini, saudara-saudara kita dari Indonesia sudah mulai berdatangan di Tanah Suci. Sebagian sudah berada di Madinah. Sebagian...