Iman Yang Semena-mena
Salah satu yang "menghibur" saya dari komentar-komentar di tulisan sebelumnya tentang Afi adalah adanya sejumlah orang yang meragukan keislaman saya. "Ini yang nulis bener orang Islam?" Coba, di dalam kalimat mana kira-kira yang menunjukkan bahwa saya tidak percaya atau anti-Islam? [Click.Check. https://web.facebook.com/arif.maftuhin/posts/10159088876330179 ] Saya terhibur karena komentar-komentar itu sekali lagi memberi bukti 'forensik' adanya nalar 'super sederhana' tetapi 'super percaya diri' dalam beragama. SUPER SEDERHANA karena dasar untuk meragukan keislaman saya adalah tulisan di Facebook yang sama sekali tidak menyinggung, apalagi menolak, kebenaran Islam. Saya tuh cuma bilang bahwa ada nalar 'benar sendiri' dalam beragama. Apakah nalar merasa benar sendiri itu salah? Saya sudah bilang nggak salah. Cuma ada tempat dan waktunya. Nah, gitu saja lo, terus saya kehilangan keislaman saya. Sederhana? Nggak.... Cuma, sup...