Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Single Author, Tanda Tidak Punya Teman?

Gambar
Di sebuah grup WA, ada yang menulis begini: [2/10, 1:50 PM] +62 xxxxxxxxxx: padahal Scopus "sangat" mengharapkan tulisan jurnal tidak sendirian tetapi bersama/team... masak neliti sendirian... kayak ndak punya temen aja [2/10, 2:10 PM] +62 xxxxxxxxxx: Saking semangate ngeritik nganti salah bikin Infografis...dikira nulis dewean kuwi hero... seng jelas ndak nduwe konco 😁 Awalnya, saya anggap penyataan ini guyon saja. Tetapi setelah ia mengulanginya dan tetap dengan nada menertawakan begitu, saya simpulkan bahwa orang ini serius. Di otaknya tertanam anggapan bahwa menulis sendiri hanya dilakukan orang yang nggak punya teman! Sebagian orang yang latah menulis keroyokan tampaknya beranggapan kalau penulis tunggal itu aneh. Cuma, bagi orang yang biasa menulis buku dan artikel dari zaman sebelum scopas-scopus , penulis tunggal itu lumrah saja. Nggak ada yang merasa heroik. Dulu, menulis keroyokan yang justru aneh. Coba, mana ada ulama klasik menulis kitab bareng-bareng? Jalalain s...

Lima Puluh Persen Mengaku Pernah "Mencuri," Anda?

Gambar
  Lima puluh persen akademisi mengaku pernah menggunakan, minimal sekali, situ-situs ilegal untuk "mencuri" artikel jurnal, kata sebuah survey  yang dilakukan secara global. Saya tidak tahu dengan kasus Indonesia secara khusus. Kita tidak bisa menduga lebih sedikit atau lebih banyak karena beberapa hal yang akan saya jelaskan di belakang.  Riset itu menemukan bahwa orang akan menggunakan sumber open access kalau tersedia, jika tidak baru menggunakan sumber lain, misalnya pinjaman antar perpustakaan, mengontak teman yang punya akses, atau menghubungi penulis. Tetapi 50% lebih mengaku pernah menggunakan situs "ilegal." Jumlah ini, bisa diduga, lebih tinggi di kalangan akademisi yang secara umum lebih muda. Dosen-dosen senior, entah karena tidak tahu atau karena alasan etis, lebih sedikit yang mengakses situs ilegal. Tetapi ada juga akademisi yang mengakses situs ilegal karena alasan "lebih mudah" daripada kalau harus mengakses lewat perpustakaan kampus atau ...