Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

5 Hal Menarik dari Kasus Florence Sihombing

Gambar
Kasus Florence Sihombing itu kalau mau dianggap sepele, ya sepele. Wong cuma kasus cewek lebay ngomel-ngomel di akun sosmed. She is no one! Kalau mau dianggap besar ya besar. Atau kalau mau dibesar-besarkan ya bisa juga besar. Tetapi saya ingin membiarkan kasus itu tetap kecil dan memperbesar adalah sudut pandangnya. 1. Budaya Antri Pernah baca quote  seorang guru SD di Australia yang mengatakan bahwa ia "lebih sedih melihat muridnya tidak bisa antri daripada tidak bisa matematika"? Pesan kisah itu kuat: matematika itu soal pengetahuan, dan antri itu soal prilaku. pengetahuan bisa ditransfer dengan cepat, bisa dalam hitungan menit. Tetapi membentuk prilaku butuh waktu dan pembiasaan. Matematika bisa diselesaikan lewat pengajaran di sekolah, tetapi prilaku harus dibentuk lewat budaya bersama. Sayangnya, kita tidak punya budaya antri. Florence yang tidak mau antri itu mewakili masyarakatnya: yang tidak mau berhenti saat lampu merah, yang meluber keluar garis marka saat m...

Menikmati Pacitan

Gambar
Sebagai warga Jawa Timur, ada tiga kabupaten yang dalam hidup saya belum pernah sama sekali saya kunjungi: Sumenep, Sampang, dan ... Pacitan. Untuk satu hal, bagi saya, ketiganya memiliki satu persamaan: mereka ada di ujung dunia. He he he. Jadi, mengapa tidak sekali saja ke Pacitan? Pacitan dan Pantai Karena Pacitan ada di 'ujung dunia', ia adalah kabupaten dengan deretan pantai. Kalau tidak karena waktu, ingin saya kunjungi pantai itu satu per satu.Jadi, sehari ini kami hanya dapat 4 pantai saja. Biar gambar saja yang cerita ya. Pantai taman Pantai Taman Pantai Soge Tak selalu indah begini, saat pasang, pemandangan indah ini hilang Sungai yang bermuara di Soge Pantai Soge dari dekat Pantai Soge, dulu. Kini (10/05/2015) sudah diganggu dengan pemandangan pedagang kaki lima Pantai Soge Pantai Teleng Ria Pantai Klayar Pantai Klayar Pantai Klayar Pantai Klayar Rumah SBY Selain pantai, ke Pacitan tentu tidak a...

Jalur Ngeri ke Pantai Klayar

Gambar
This is the bad news . Kami memang sudah berniat untuk tidak sekedar balik ke Jogja via Pacitan. Kami ingin lebaran sambil liburan. Maka, malam sebelum berangkat saya sudah mendaftar pantai-pantai yang perlu dan bisa kami kunjungi saat di Pacitan. Salah satu yang masuk daftar prioritas adalah Pantai Klayar. Masalahnya, dibandingkan pantai-pantai lain yang di samping jalur JLS dan mudah disinggahi, Pantai Klayar terletak jauh dari jalur umum. Pantai ini di sebelah Barat Daya kota Pacitan dan harus ditempuh sejauh 15-20 KM dari JLS Pacitan-Solo. Dengan jarak sejauh itu, ya memang harus diniati ke sana, bukan sekedar mampir dan singgah saja. Untuk menuju ke Pantai Klayar, saya sebenarnya sudah pernah riset jalur. Tapi entah dimana saya simpan catatan itu. Maka, ketika kami harus meluncur dari Pantai Teleng Ria ke Pantai Klayar, saya hanya mengandalkan Google Map saja. Begitu saya klik and go dari area parkir Teleng Ria, saya ikuti saja petunjuk navigasi Google. Saya lupa berapa k...

Jalan Mulus JLS Pacitan

Gambar
Mari kita mulai dengan the good news dahulu. The bad one will come later . Begitu kita meninggalkan kota kecamatan Panggul, jalur mendaki yang kita lewati sesekali akan menyajikan pemandangan laut selatan nan elok. Jalannya sendiri mulus rata, lebih baik dari Jalan Timoho yang kini bergelombang, dan mengantarkan kita hingga ke kecamatan Sudimoro, Pacitan. Jalan memasuki Sudimoro, Pacitan Setelah memasuki Pacitan, beberapa kilometer kemudian kita akan segera melihat cerobong megah PLTU Sudimoro di kejauhan. Saat kami sudah mendekati kawasan itu, saya berhenti dan menanyakan kepada warga kemungkinan untuk masuk ke pantai di dekatnya, tetapi aksesnya ditutup. Kami akhirnya melanjutkan perjalanan ke Ngadirojo dan kemudian satu per satu menyinggahi pantai-pantai indah yang ada di kiri jalan JLS Pacitan: khususnya Pantai Taman dan Pantai Soge. PLTU Sudimoro dari kejauhan Sekali lagi, kalau bicara jalan, JLS Pacitan dari paling timur di Sudimoro hingga Donorejo di barat, semua...

Rute Trenggalek-Panggul

Gambar
Sebelum saya lanjutkan. Saya kira, perlu saya jelaskan mengapa saya repot-repot menulis perjalanan ini. Saya tentu saja bukan Ibnu Batutah atau Marcopolo. Tulisan ini bukan untuk ambisi sebesar itu. Saya hanya ingin membayar hutang kepada para penulis perjalanan sebelumnya. Dari blog-blog dan tulisan merekalah saya memperoleh informasi jalur yang akan saya lewati. Jalur yang sedang kita bicarakan adalah jalur yang belum populer seperti Jalur Jogja-Surabaya. Seperti saya, ada banyak orang yang ingin tahu jalur-jalur tak terkenal ini. Maka, dengan menulis kondisinya saya harap tulisan ini bisa membantu Anda yang ingin jalan-jalan, mudik, atau mungkin 'nganter manten' ke Pacitan :) Gityu? Trenggalek-Suruh-Dongko-Panggul 45 KM  *** Kalau kita bicara Lintas Selatan Jawa Timur, tentu kita tidak memulai perjalanan dari kota Trenggalek. Saya bisa memulainya dari Durenan, belok kiri dan kemudian melewati Munjungan. Tetapi, ah, jalur itu kabarnya sangat mengerikan karena berad...

Menempuh Jalur Lintas Selatan Pacitan

Gambar
Mudik tahun ini, kami bertekad untuk menempuh Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan-Trenggalek. Saya tidak pernah khawatir untuk Rute Jogja-Pacitan karena asumsi saya (yang terbukti kemudian salah), jalurnya pasti bagus mengingat kondisi jalan-jalan di Gunung Kidul yang mulus-lus. Jalur yang justru saya khawatirkan adalah Pacitan-Trenggalek, apakah jalur lintas selatan itu bisa dilewati? Informasi dari internet tidak ada yang up-to-date. Info sepotong menyebutkan masih adanya pengerjaan jalan di berbagai ruas. JLS Blitar-Pacitan-Wonosari-Jogja Sebelum benar-benar-benar mudik via Pacitan, keputusan saya lalu ditentukan oleh informasi dari teman saya yang tinggal di Pacitan. Ia mengkonfirmasi bahwa Pacitan-Trenggalek belum bisa ditempuh dan ia sendiri biasanya pergi ke Trenggalek via Ponorogo. Akhirnya, dengan informasi tersebut dan karena juga faktor penghematan waktu lebaran, saya mudik pada hari lebaran kedua lewat jalur selatan tengah Bayat-Bulu-Wonogiri-Ponorogo-Trenggalek, ...