Zakat tidak Boleh untuk Mendirikan Masjid
Kutipan Muktamar I/1926
Pertanyaan: Bolehkan menggunakan hasil dari zakat untuk pendirian masjid, madrasah-madrasah atau pondok-pondok (asrama-asrama)? karena itu semua termasuk sabilillah -- sebagaimana kutipan Imam al-Qaffal.
Jawaban: Tidak boleh. Karena yang dimaksud dengan sabilillah sebagaimana kutipan imam al-Qaffal ialah mereka yang berperang dalam sabilillah. Adapun kutipan Imam al-Qaffal itu adalah dhaif (lemah).
Referensi
- Rahmatul-Ummah, 92
وَاتَّفَقُوْا عَلَى مَنْعِ الإِخْرَاجِ لِبِنَاءِ مَسْجِدٍ أَوْ تَكْفِيْنِ مَيِّتٍ.
- Al-Tafsir al-Munir (Marah Labid), I/344
وَنَقَلَ الْقَفَّالُ عَنْ بَعْضِ الْفُقَهَاءِ أَنَّهُمْ أَجَازُوْا صَرْفَ الصَّدَقَاتِ إِلَى جَمِيعِ وُجُوهِ الْخَيْرِ مِنْ تَكْفِينِ الْمَوْتَى وَبِنَاءِ الْحُصُوْنِ وَعِمَارَةِ الْمَسْجِدِ لِأَنَّ قَوْلَهُ تَعَالَى فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَامُ فِي الْكُلِّ

Comments
Thoughts, questions, and responses are welcome.
Posting Komentar