Di mana kita bertemu "dimana"?



Kemarin, saya mengedit sebuah naskah untuk jurnal. Hal paling menyebalkan dan membuat saya ingin menolak naskah itu adalah penggunaan kata "dimana" yang ada di mana-mana. Saya gunakan fitur pencarian, Control+H di Word, dan ketemu lusinan kata "dimana" dalam artikel itu. 

Jika Anda termasuk orang yang masih menggunakan kata "dimana", ini adalah pesan keras saya: jangan kirim artikel ke jurnal! Penggunaan kata "dimana" dalam tulisan berbahasa Indonesia mencerminkan satu hal: Anda malas belajar Bahasa Indonesia yang baik dan benar! (wis... ngamuk tenan iki aku 😀😀😀 )

Pertama, Anda tidak tahu cara membedakan "di" sebagai kata depan dan "di" sebagai imbuhan. Karena tidak tahu hal semendasar ini, maka sah saya katakan Anda malas belajar Bahasa Indonesia. Wis tho, gak trimo yo karepmu

Nah, teman saya punya contoh menarik dan mudah diingat untuk membedakan dua fungsi tersebut. Saat menguji skripsi, ia bilang begini ke mahasiswi penulisnya, "Kalau dicium, pasti nempel; kalau di ranjang, harus pisah!" 

Kedua, setelah koreksi "di mana", Anda juga perlu tahu bahwa frasa "di mana" hanya boleh digunakan dalam dua kesempatan:

  • Sebagai frasa untuk bertanya, "Di mana rumahmu?"
  • Sebagai penghubung kalimat majemuk bertingkat yang menunjukkan tempat. I know where you met her! Aku tahu di mana kamu bertemu dengannya
Di luar fungsi tersebut, jangan gunakan "di mana". Hapus saja kata "dimana" dari memorimu.

Contoh salah kaprah yang sering kita jumpai.

  • Saya sudah membaca suratmu dimana/di mana kamu mengatakan jatuh cinta padaku ---> ... suratmu yang mengatakan bahwa kamu jatuh cinta padaku.
  • Saya sudah ikut pelatihan menulis artikel dimana pelatihnya adalah penulis kondang dari Bantul ---> ... artikel yang pelatihnya adalah penulis kondang dari Bantul (tetapi say alebih suka mengedit lagi menjadi yang dilatih oleh penulis kondang dari Bantul.
  • Kami sudah ke kampus dimana kamu belajar menulis ---> Kami sudah ke kampus tempat kamu belajar menullis.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama