Sembilan Versi Naskah Ta'lim Muta'alim: Kitab Paling Populer di Dunia Pendidikan Islam

Kitab Ta'lim al-Muta'allim karya al-Zarnuji

Ta'lim al-Muta'allim Tariq al-Ta'allum merupakan salah satu karya klasik paling terkenal tentang adab dan metode belajar dalam tradisi pendidikan Islam. Kitab yang relatif ringkas ini terdiri atas tiga belas fasal yang membicarakan berbagai aspek kehidupan seorang penuntut ilmu: hakikat dan keutamaan ilmu, niat belajar, memilih guru dan teman, menghormati ilmu dan guru, kesungguhan dan ketekunan, pengaturan waktu belajar, tawakal, wara', hingga berbagai kebiasaan yang menurut al-Zarnuji dapat membantu atau menghambat proses belajar. Karena cakupannya itu, Ta'lim al-Muta'allim sebenarnya lebih luas daripada sekadar kitab tentang sopan santun murid kepada guru. Ia menawarkan suatu pandangan tentang belajar sebagai proses intelektual sekaligus pembentukan moral dan spiritual.

Pengarangnya dikenal sebagai Burhan al-Din al-Zarnuji, seorang ulama bermazhab Hanafi yang diperkirakan hidup pada akhir abad ke-12 hingga awal abad ke-13. Tidak banyak informasi biografis yang dapat dipastikan tentang dirinya. Sumber-sumber kemudian bahkan berbeda dalam menyebut nama lengkap maupun tahun wafatnya. Karena itu, penyebutan “Burhan al-Din al-Zarnuji” lebih aman daripada memberikan nama lengkap dan tahun kehidupan yang terlalu pasti. Nisbah al-Zarnuji menghubungkannya dengan Zarnuj, sebuah tempat di kawasan historis Turkistan atau Transoxiana, wilayah kebudayaan Islam di sekitar Asia Tengah. Lingkungan intelektualnya berkaitan erat dengan tradisi keilmuan Hanafi yang berkembang di kawasan seperti Bukhara, Samarkand, dan kota-kota lain di Asia Tengah pada masa itu.

Dalam mukadimah kitabnya, al-Zarnuji menjelaskan kegelisahan yang mendorongnya menulis. Ia melihat banyak pelajar bersungguh-sungguh mencari ilmu, tetapi tidak memperoleh manfaat dan “buah” dari ilmu tersebut. Menurutnya, persoalannya tidak selalu terletak pada kurangnya kecerdasan atau usaha, melainkan pada cara belajar dan syarat-syarat menuntut ilmu yang diabaikan. Atas dasar itulah ia menyusun petunjuk tentang bagaimana memilih ilmu dan guru, menjaga niat, belajar secara bertahap, tekun mengulang pelajaran, berdiskusi, menghormati guru, serta membangun kehidupan yang mendukung keberhasilan belajar. Perspektif inilah yang membuat Ta'lim al-Muta'allim terus dibaca lama setelah konteks sosial tempat kitab tersebut lahir berubah.

Di Indonesia, kitab ini memperoleh tempat yang sangat istimewa dalam tradisi pesantren. Ta'lim al-Muta'allim termasuk karya yang paling dikenal dalam khazanah kitab kuning dan diajarkan di berbagai pesantren, baik pesantren salaf maupun sejumlah pesantren modern. Kajian Martin van Bruinessen mengenai kitab-kitab yang digunakan di lingkungan pesantren menempatkannya di antara teks yang luas peredarannya dalam tradisi pendidikan Islam Indonesia. Popularitasnya juga tampak dari banyaknya edisi cetak, terjemahan, syarah, dan adaptasi yang beredar. Selain terjemahan bahasa Indonesia, kitab ini pernah diterjemahkan atau dimaknai dalam bahasa-bahasa lokal, termasuk Jawa dan Madura. Dalam lingkungan pesantren, isi kitab ini bahkan ikut membentuk bahasa sehari-hari tentang hubungan santri dengan kiai: ta'zim kepada guru, keberkahan ilmu, kesungguhan belajar, dan pentingnya adab sebelum ilmu.

Popularitas Ta'lim al-Muta'allim ternyata tidak terbatas pada Indonesia. Di dunia Ottoman, kitab ini sudah dikenal setidaknya sejak abad ke-16. Sebuah syarah yang disusun Ibn Isma'il pada akhir abad itu dikaitkan dengan lingkungan pendidikan istana Sultan Murad III, dan kitab tersebut juga diterjemahkan ke dalam bahasa Turki. Penerimaannya kemudian melampaui dunia Islam. Pada abad ke-17, Ta'lim al-Muta'allim diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan diterbitkan di Paris dengan judul Semita Sapientiae—“Jalan Menuju Kebijaksanaan”. Terjemahan Latin lainnya menyusul, dan pada 1947 Gustave E. von Grunebaum dan Theodora M. Abel menerbitkan terjemahan Inggris berjudul Instruction of the Student: The Method of Learning. Riwayat penerbitan tersebut menunjukkan bahwa sebuah risalah pendidikan yang lahir di lingkungan keilmuan Islam abad pertengahan ternyata memiliki perjalanan intelektual yang sangat panjang dan lintas wilayah.

Bagaimana dengan kawasan asal al-Zarnuji sendiri? Pertanyaan ini tidak sesederhana kelihatannya karena Zarnuj merupakan nama geografis historis, bukan negara modern yang batasnya dapat langsung dipetakan ke satu negara sekarang. Al-Zarnuji biasanya ditempatkan dalam dunia intelektual Asia Tengah atau Turkistan, tetapi lokasi persis Zarnuj masih diperdebatkan. Jejak penerimaan Ta'lim al-Muta'allim di Asia Tengah tetap dapat ditemukan; karya al-Zarnuji masih disebut dan digunakan dalam literatur pendidikan berbahasa Uzbek. Namun, berdasarkan sumber yang tersedia, belum cukup alasan untuk mengatakan bahwa kitab ini sekarang mempunyai posisi yang sama dominannya di lembaga pendidikan Asia Tengah seperti kedudukannya dalam tradisi pesantren Indonesia. Justru kesinambungan penggunaannya di Indonesia merupakan salah satu bagian paling menarik dari sejarah panjang kitab ini.

Lebih dari delapan abad setelah diperkirakan ditulis, Ta'lim al-Muta'allim tetap dibaca karena persoalan yang dibicarakannya sangat mendasar: untuk apa seseorang belajar, bagaimana hubungan ilmu dengan akhlak, bagaimana memilih guru dan lingkungan belajar, dan apa yang membuat pengetahuan benar-benar bermanfaat. Sebagian nasihatnya tentu lahir dari konteks pendidikan abad pertengahan dan dapat dibaca secara kritis dari perspektif pendidikan modern. Namun gagasan dasarnya—bahwa keberhasilan belajar tidak cukup ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh niat, disiplin, etika, dan hubungan sosial dalam proses pendidikan—membuat kitab ini terus menemukan pembacanya hingga sekarang.

Ta'lim al-Muta'allim Tariq al-Ta'allum

Pengarang: Burhanuddin al-Zarnuji

Tema: Adab, pendidikan, dan etika menuntut ilmu

Unduh Kitab PDF

Tersedia beberapa edisi cetak, syarah, dan versi makna pesantren.

01
Maktab Islami Edisi Arab · PDF
Buka PDF
02
Dar Ibn Kathir Edisi Arab · PDF
Buka PDF
03
Dar Soudania lil Kutub Edisi Arab · PDF
Buka PDF
04
Dar al-'Alamiyyah Edisi Arab · PDF
Buka PDF
05
Maktabah Mahmudiah Edisi Arab · PDF
Buka PDF
06
Dianitama Edisi cetak · PDF
Buka PDF
07
Edisi lainnya Ta'lim al-Muta'allim · PDF
Buka PDF
08
Syarah Ta'lim al-Muta'allim Versi dengan penjelasan / syarah · PDF
Buka PDF
09
Makna Pesantren Versi bermakna pesantren · PDF
Buka PDF
File tersedia melalui Google Drive. Klik Buka PDF untuk membaca atau mengunduh versi yang dipilih.

Comments

Thoughts, questions, and responses are welcome.

Posting Komentar